Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan

DAMPAK KEMAJUAN TEKNOLOGI TERHADAP PERADABAN MANUSIA

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Teknologi yang sebenarnya merupakan alat bentu/ekstensi kemampuan diri manusia. Dewasa ini, telah menjadi sebuah kekuatan otonom yang justru ‘membelenggu’ perilaku dan gaya hidup kita sendiri. Dengan daya pengaruhnya yang sangat besar, karena ditopang pula oleh system-sistem sosial yang kuat, dan dalam kecepatan yang makin tinggi, teknologi telah menjadi pengarah hidup manusia. Masyarakat yang rendah kemampuan teknologinya cenderung tergantung dan hanya mampu bereaksi terhadap dampak yang ditimbulkan oleh kecanggihan teknologi.
Kita ketahui bahwa sebenarnya sejak dulu teknologi sudah ada atau manusia sudah menggunakan teknologi. Seseorang menggunakan teknologi karena manusia berakal. Dengan akalnya ia ingin keluar dari masalah, ingin hidup lebih baik, lebih aman dan sebagainya. Perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya dan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya.

PENGERTIAN, FUNGSI DAN CARA PEMUNGUTAN PAJAK

Pengertian Pajak

Pajak adalah iyuran wajib yang dipungut oleh pemerintah dari masyarakat (wajib pajak) untuk menutupi pengeluaran rutin negara dan biaya pembangunan tanpa balas jasa yang dapat ditunjuk secara langsung.
Pengetian pajak menurut bebetapa ahli :
1.Prof Dr Adriani
pajak adalah iuran kepada negara yang dapat dipaksakan, yang terutang oleh wajibpajak membayarnya menurut peraturan derngan tidak mendapat imbalan kembali yang dapat ditunjuk secara langsung.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Berorganisasi

    faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi berorganisasi sangat banyak,disini saya akan menyebutkan beberapa contoh nya :

1. Leadership

        Kepemimpinan meliputi proses memproses dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompokdan budayanya. Kepemimpinan mempunyai kaitan yang erat dengan motivasi. Hal tersebut dapat dilihat dari keberhasilan seorang pemimpin dalam menggerakkan orang lain dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sangat tergantung kepada kewibawaan, dan juga pimpinan itu dalam menciptakan motivasi dalam diri setiap orang bawahan, maupun atasan pimpinan itu sendiri.

PENGERTIAN PEMASARAN


           Pada dasarnya, manajemen pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan dari perwujudan , pemberian harga, promosi dan distribusi dari barang-barang dan jasa serta gagasan untuk menciptakan pertukaran dengan kelompok sasaran yang memenuhi tujuan pelanggan dan organisasi. Hal ini berarti dalam manajemen pemasaran tercakup serangkaian kegiatan analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan atas barang dan jasa serta gagasan dengan tujuan utama kepuasan pihak=pihak yang terlibat.

          Pada kenyataanya masyrakat pemasaran akan terlibat sepuluh (10) macam entitas yaitu :

1. Barang-barang (goods)
2. Jasa-jasa (services)
3. Pengalaman-pengalaman (experience)
4. Kegiatan-kegiatan (events)
5. Orang per orang (persons)
6. Tempat-tempat (places)
7. Harta kekayaan (properties)
8. Banyak organisasi (organizations)
9. Informasi (information)
10. Banyak ide (ideas).


Sementara itu pengertian pemasaran (marketing) saat ini bukan sekedar menual dengan dimensi jangka pendek tetapi memasarkan dengan dimensi jangka panjang.
Menurut Theodore levitt dari Universitas Harvard, mengambarkan perbedaan pemikiran kontras antara konsep penjualan dan pemasaran yakni :
Penualan berfokus pada kebutuhan penjual, pemasaran berfokus pada kebutuhan pembeli. Penjualan member perhatian pada kebutuhan penjual untuk mengubah produknya menjadi uang tunai, pemasaran mempunyai gagasan untuk memuaskan kebutuhan pelanggan lewat sarana-sarana produk dan keseluruhan kelompok barang yang dihubungkan dengan hal menciptkana, menyerahkan dan akhirnya mengkomsumsinya.



SUMBER : MANAJEMEN PEMASARAN BANK, SENTOT IMAM WAHJONO, PENERBIT GRAHA ILMU

Makalah Bahasa Indonesia Keilmuan


BAB   I
TEKNIK MEMBACA CEPAT
A.    Hambatan Membaca Cepat
Karena berbagai kemungkinan mencoba berusaha untuk dapat membaca cepat. Berbagai usaha telah dilakukan tetapi belum berhasil. Padahal setiap orang berpotensi untuk dapat membaca cepat. Ada beberapa kesalahan yang umumnya dilakukan orang ketika membaca cepat, antara lain:
1.      Sub Vokalisasi
Ini dimaksud ketika membaca cepat mulut dan hati sama-sama ikut berujar. Biasanya kendala ini muncul ketika mengulangi bacaan, mengeluarkan suara.
2.      Finger Panting
Ini merupakan kesalahan dalam membaca cepat yang disebut finger panting. Dalam perkembangannya parapakar membaca cepat justru memperbolehkan teknik membeca capat menggunakan pointer/petunjuk.

Pemasaran Bank

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
            
               Perubahan di bidang sosial, budaya, ekonomi, teknologi, politik dan juga dalam persaingan, dapat mempengaruhi bentuk dan keadaan pasar. Karena pasar selalu berubah, maka perusahaan juga harus selalu meningkatkan pelayanannya. Hal yang perlu diperhatikan di sini adalah bagaimana  perusahaan mengambil inisiatif untuk merubah cara pelayanan-nya agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar perusahaan yang menghendaki perubahan.